Billy Donovan Dukung Kritikan Nikola Vucevic. Malam yang penuh frustrasi di Smoothie King Center, New Orleans, pada 24 November 2025, saat Chicago Bulls tumbang 118-115 dari Pelicans dalam laga grup NBA Cup. Kekalahan ini jadi yang ketiga beruntun bagi Bulls, yang kini merosot ke peringkat 10 Timur dengan rekor 9-8. Pelicans, di bawah Zion Williamson yang cetak 28 poin dan 12 rebound, manfaatkan turnover Bulls sebanyak 18—tertinggi musim ini—untuk bangkit dari start lambat. Di tengah kekecewaan tim yang kalah rebound 48-35, Nikola Vucevic angkat bicara blak-blakan pasca-laga: “Kami terlalu soft di pertahanan; tak ada urgency.” Komentar itu, yang sindir kurangnya fisik dan komitmen, langsung dapat dukungan penuh dari pelatih Billy Donovan. “Vooch benar; itu tak sustainable,” kata Donovan, soroti bagaimana tim lepas di babak kedua setelah unggul 11 poin. Pesan ini jadi panggilan aksi di tengah jadwal padat, di mana Bulls butuh bangkit untuk hindari play-in lagi. INFO CASINO
Kritik Vucevic: “Terlalu Soft” di Pertahanan dan Rebound: Billy Donovan Dukung Kritikan Nikola Vucevic
Nikola Vucevic tak segan sebut timnya “soft” setelah kekalahan tipis itu, soroti kegagalan rebound dan defensif yang biarkan Pelicans comeback. Dengan 22 poin, 10 rebound, dan empat assist, Vucevic main solid tapi frustrasi lihat tim kalah duel fisik—hanya 35 rebound kontras 48 lawan. “Kami tak punya urgency; terlalu soft di board dan transisi,” katanya di konferensi pers, ingatkan kemenangan sempit 121-120 atas Wizards sebelumnya yang juga bergantung comeback akhir. Ini bukan pertama; Vucevic kritik serupa usai kekalahan lawan Hornets, di mana Bulls kebobolan 115 poin. Sebagai veteran 34 tahun di kontrak expiring $21.4 juta, ia paham taruhan tinggi: tujuh rekan setimnya juga di kontrak akhir, dan performa buruk bisa picu trade deadline. Vucevic bilang ia bicara karena “suka tim ini,” tapi tekankan detail seperti boxing out yang abaikan tim—Bulls rank 24 liga di defensive rebounding dengan 70.2 persen.
Dukungan Donovan: “Vooch Benar, Butuh Konsistensi Fisik”: Billy Donovan Dukung Kritikan Nikola Vucevic
Billy Donovan langsung back up Vucevic, bilang kritik itu tepat dan perlu didengar. “Vooch pintar; ia paham menang butuh fisik harian. Aku setuju 100 persen,” kata Donovan, soroti bagaimana tim lepas di kuarter ketiga—Pelicans run 15-2 untuk ambil alih. Donovan, yang punya rekam jejak bangun tim tangguh di Oklahoma, tekankan urgensi: “Mereka harus paham, sukses satu orang bergantung yang lain.” Ini selaras pesan sebelumnya, di mana ia dorong “95% rule”—fokus 95 persen hal sederhana seperti komunikasi defensif. Donovan puji Vucevic sebagai leader, bilang komentar itu “bukan off base,” tapi tambah tim butuh action: “Kami kalah rebound karena tak box out; itu pilihan, bukan kebetulan.” Dengan rotasi 11 pemain, Donovan uji kedalaman seperti Jalen Smith (10.2 poin dari tiga), tapi akui absen Zach Collins tambah beban Vucevic. Dukungannya ini perkuat ikatan pelatih-pemain, mirip saat ia bela Vucevic dari kritikus usia di musim lalu.
Dampak Kritik: Tekanan Kontrak dan Performa Tim
Kritik Vucevic tambah tekanan di Bulls, di mana tujuh pemain di kontrak akhir—termasuk Coby White dan Patrick Williams—paham musim ini tentukan masa depan. Donovan bilang: “Mereka punya stake di sukses satu sama lain.” Performa tim soroti masalah: rank 22 offense dengan 108 poin per game, plus turnover 15.2 yang hasilkan 20 poin lawan rata-rata. Ayo Dosunmu, yang cetak 28 poin lawan Pelicans, akui: “Kami abaikan fundamentals; coach ulang terus, tapi tak eksekusi.” Vucevic, dengan 18.5 poin dan 10.2 rebound musim ini, tunjukkan level tinggi, tapi tim kalah enam dari delapan tandang. Kritik ini mirip saat ia walk-off three lawan Sixers, di mana ia bilang “resilience” kunci—tapi kali ini, fokus defensif. Donovan harap ini jadi turning point, jelang laga lawan Hornets di NBA Cup.
Kesimpulan
Dukungan Billy Donovan atas kritik Nikola Vucevic soal “soft” Bulls jadi momen krusial di tengah kekalahan ketiga beruntun, soroti urgensi fisik dan konsistensi untuk selamatkan musim. Vucevic, sebagai leader veteran, bicara tegas soal rebound dan urgency, sementara Donovan back up penuh untuk dorong perubahan. Dengan kontrak expiring dan rekor 9-8, Bulls di persimpangan: apakah kritik ini sulap tim jadi tangguh, atau tambah retak? Donovan yakin action ikut kata-kata, dan dengan jadwal Desember lawan Kings serta Rockets, saatnya bukti. Di Timur kompetitif, pesan ini ingatkan bahwa detail menang—dan Bulls butuh itu untuk playoff lagi. Vucevic dan Donovan tunjukkan chemistry kuat; sekarang, tim yang jawab.