• Sat. Jan 10th, 2026
circuit-training-khusus-untuk-pemain-basket

Circuit Training Khusus untuk Pemain Basket. Circuit training semakin digemari di kalangan pemain basket karena mampu melatih berbagai komponen fisik sekaligus dalam waktu relatif singkat. Metode ini menggabungkan latihan kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelincahan, serta power lompatan dalam bentuk stasiun-stasiun yang dilakukan secara berurutan dengan istirahat minimal. Khusus untuk basket, circuit training dirancang meniru pola intensitas tinggi-rendah yang terjadi selama pertandingan, sehingga meningkatkan kapasitas aerobik dan anaerobik secara bersamaan. Latihan ini efisien, bisa dilakukan di lapangan atau ruang terbatas dengan peralatan minim, dan terbukti membantu pemain tetap bugar sepanjang musim panjang. Artikel ini membahas cara menyusun serta manfaat circuit training khusus basket, beserta contoh program praktis yang bisa diterapkan langsung. INFO TOGEL

Manfaat Circuit Training bagi Pemain Basket: Circuit Training Khusus untuk Pemain Basket

Circuit training memberikan keuntungan lengkap: meningkatkan kondisi fisik menyeluruh sambil menjaga latihan tetap variatif dan tidak monoton. Dalam satu sesi, pemain bisa melatih otot kaki untuk lompatan rebound, core untuk stabilitas shooting, upper body untuk passing kuat, sekaligus sistem kardiovaskular untuk transisi cepat. Ini sangat relevan untuk basket yang menuntut kombinasi power vertikal, sprint eksplosif, defense slide, dan stamina 4 quarter.

Latihan sirkuit dengan intensitas tinggi meningkatkan VO2 max lebih cepat daripada lari continous biasa, sekaligus membangun toleransi asam laktat untuk recovery lebih baik antar aksi. Risiko cedera juga menurun karena melibatkan gerakan fungsional yang memperkuat otot stabilisator lutut serta pergelangan kaki. Pemain yang rutin melakukan circuit training biasanya lebih tahan lama di quarter akhir dan mampu mempertahankan kecepatan serta akurasi meski tubuh lelah. Keunggulan lain adalah fleksibilitas—durasi sesi bisa 30-60 menit, cocok untuk jadwal padat tim amatir maupun profesional.

Contoh Stasiun Latihan dalam Circuit Basket: Circuit Training Khusus untuk Pemain Basket

Program circuit khusus basket biasanya terdiri dari 8-12 stasiun yang dilakukan berurutan. Setiap stasiun dikerjakan 30-60 detik atau 10-15 repetisi, diikuti istirahat 15-30 detik sebelum pindah ke stasiun berikutnya. Satu putaran penuh selesai dalam 15-20 menit, ulangi 3-5 putaran dengan istirahat 2-3 menit antar putaran.

Contoh stasiun: squat jump untuk power vertikal, burpee untuk full-body conditioning, defensive slide panjang untuk kelincahan lateral, plank variasi untuk core stability, lunge alternated dengan rotational twist untuk pinggul dan rotasi, push-up untuk upper body, high knees in place untuk footwork cepat, dan mountain climber untuk kardio intens. Tambahkan elemen bola seperti dribble cepat di sekitar cone, passing akurat ke target, atau jump shot setelah sprint pendek untuk spesifisitas lebih tinggi. Variasi ini memastikan latihan tidak hanya fisik, tapi juga mendukung skill teknis di bawah kelelahan, seperti pull-up jumper atau close out defense.

Tips Pelaksanaan dan Progresi yang Aman

Agar circuit training efektif dan aman, selalu mulai dengan pemanasan dinamis 10-15 menit berupa jogging ringan, leg swings, arm circles, serta high knees. Fokus pada teknik gerakan yang benar untuk hindari cedera, terutama pada lutut saat landing atau punggung saat rotational move. Pemula bisa mulai dengan 6-8 stasiun dan durasi pendek, sementara pemain berpengalaman tambah intensitas dengan repetisi lebih banyak atau istirahat lebih singkat.

Lakukan circuit 2-3 kali seminggu, bergantian dengan latihan spesifik lain seperti shooting drill atau taktikal. Pantau respons tubuh—jika terasa sangat lelah, kurangi volume atau tambah hari recovery. Nutrisi pasca-latihan kaya karbohidrat dan protein serta hidrasi cukup mendukung pemulihan cepat. Progresi dilakukan setiap 2-4 minggu dengan menambah stasiun baru, mengurangi waktu istirahat, atau meningkatkan kompleksitas gerakan seperti single-leg variasi. Dengan pendekatan ini, adaptasi fisik akan terus meningkat tanpa plateau atau risiko overuse injury.

Kesimpulan

Circuit training khusus pemain basket menawarkan solusi lengkap untuk membangun kondisi fisik yang dibutuhkan di lapangan modern: kuat, cepat, lincah, dan tahan lama. Dengan manfaat efisiensi waktu, variasi gerakan, dan simulasi intensitas pertandingan, metode ini cocok untuk pemain semua level yang ingin naik kelas. Susun program sesuai kebutuhan posisi—lebih banyak plyometric untuk forward, footwork intens untuk guard—dan jalani secara konsisten. Hasilnya akan terasa dalam performa lebih stabil, recovery lebih cepat, dan kontribusi lebih besar bagi tim. Mulai rancang circuit sederhana hari ini, dan jadikan latihan ini bagian tetap dari rutinitas untuk mencapai puncak kondisi fisik di basket.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *