• Sun. Nov 30th, 2025
jalen-brunson-mengagumi-gaya-bermain-chicago-bulls

Jalen Brunson Mengagumi Gaya Bermain Chicago Bulls. Jalen Brunson, kapten New York Knicks yang sedang on fire musim ini, tak segan puji rival di Timur. Setelah Knicks kalahkan Chicago Bulls 112-105 di Madison Square Garden akhir pekan lalu, Brunson bicara terbuka soal kekagumannya pada gaya bermain Bulls. “Mereka bermain sangat baik. Kamu bisa lihat mereka all in, cara mereka saling dukung dan feeding off each other,” katanya di sideline interview. Di usia 29 tahun, Brunson yang rata-rata 28 poin dan 7 assist per laga, paham betul nilai tim yang solid. Bulls, dengan rekor 10-7 dan posisi tiga Timur, tampil impresif berkat up-tempo offense mereka. Ini bukan pujian kosong—Brunson, mantan bintang Dallas, selalu hormati lawan yang main cerdas. INFO CASINO

Pujian Langsung dari Brunson: Jalen Brunson Mengagumi Gaya Bermain Chicago Bulls

Brunson tak pelit kata saat komentari Bulls pasca-laga. Ia soroti bagaimana tim itu main tanpa ego, fokus ball movement dan tempo cepat yang bikin defense lawan kewalahan. “Ketika kamu lihat kesuksesan individu dari cara main begitu, orang-orang makin buy in. Agenda pribadi hilang karena manfaatnya kelihatan,” tambahnya, seolah ambil pelajaran untuk Knicks sendiri. Ini datang setelah ia cetak 32 poin lawan Bulls, tapi tetap akui peran Coby White yang balas dengan 25 poin dan 8 assist. Brunson, yang lahir di Los Angeles tapi punya akar Chicago lewat ayahnya Rick—mantan point guard Bulls di 1980-an—selalu punya ikatan emosional dengan tim itu. Pujian ini tambah manis karena Knicks dan Bulls sudah bertemu dua kali musim ini, masing-masing ambil satu kemenangan.

Gaya Bermain Bulls yang Menginspirasi: Jalen Brunson Mengagumi Gaya Bermain Chicago Bulls

Yang bikin Brunson kagum adalah up-tempo style Bulls di bawah pelatih Billy Donovan. Tim itu rata-rata 118 poin per laga, peringkat tiga liga, berkat transisi cepat dan sharing bola—rata-rata 28 assist per game, tertinggi di Timur. Josh Giddey, rookie dari Oklahoma, jadi motor dengan visi passingnya, sementara Matas Buzelis tambah ancaman dari perimeter. White, yang disebut mirip Brunson di fadeaway dan drive, pimpin backcourt dengan efisiensi 48 persen tembakan. Bulls main feeding off each other: Vucevic kuasai paint dengan 14 rebound, lalu kick out ke shooter seperti Dosunmu. Ini kontras dengan Knicks yang lebih grind-it-out, tapi Brunson bilang, “Itu yang bikin mereka susah dihentikan. Mereka main tim, bukan solo hero.” Start 4-0 awal musim mereka bukti gaya ini works.

Dampak pada Knicks dan Rivalitas Timur

Pujian Brunson tak cuma apresiasi—ini sinyal kompetisi ketat di Timur. Knicks, dengan rekor 12-5, butuh adaptasi untuk saingi Bulls di playoff potensial. Josh Hart, rekan Brunson, tambah, “Mereka gerakkan bola bagus. Itu bikin kita harus lebih tajam di defense.” Bulls, yang rebuild sejak 2021, kini punya kedalaman: bench seperti Pat Williams dan Jalen Smith beri energi segar. Bagi Brunson, yang kontrak ekstensi 156 juta dolar, ini motivasi—ia ingin Knicks tiru aspek feeding off each other untuk hindari cedera berulang seperti musim lalu. Pertemuan berikutnya Februari 2026 di Chicago bakal panas; Brunson bilang, “Itu seri seru nanti.”

Kesimpulan

Kekaguman Jalen Brunson pada gaya bermain Chicago Bulls tunjukkan sportivitas di tengah persaingan sengit. Dari up-tempo offense hingga ball sharing, Bulls beri pelajaran berharga yang bisa Knicks adopsi untuk perburuan gelar. Brunson, dengan permainan all-around-nya, jadi jembatan antar tim—puji rival sambil dorong timnya maju. Musim ini, Timur makin tak terduga, dan pujian seperti ini bikin basket lebih hidup. Bulls terus naik, Knicks tetap haus—siapa yang ketawa terakhir di playoff?

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *