Jason Kidd Memuji Gaya Permainan Cooper Flagg. Malam Jumat di American Airlines Center jadi panggung sempurna bagi Cooper Flagg untuk bukti kelasnya sebagai rookie nomor satu draft NBA 2025. Dallas Mavericks meraih kemenangan dramatis 118-115 atas New Orleans Pelicans di pekan ke-12 NBA Cup musim 2025-26, dengan Flagg ledak 29 poin—karir-high—plus tujuh rebound dan lima assist. Ini comeback dari ketertinggalan 10 poin kuarter ketiga, di mana Flagg cetak 21 poin babak kedua. Sorotan utama jatuh pada pujian pelatih Jason Kidd pasca-laga: “Cooper punya pikiran luar biasa—ia tenang di bawah tekanan, dan itu jarang untuk pemula.” Kidd, mantan point guard legendaris, sebut gaya Flagg mirip pemain high-IQ seperti dirinya dulu, dengan visi permainan elite dan kontrol ritme yang matang. Ini kemenangan keenam Mavericks dari 11 laga, angkat rekor jadi 6-5 dan beri harapan di Barat. Bagi Pelicans, kekalahan ini tambah luka ketiga beruntun, selipkan mereka ke posisi keenam dengan 8-9. INFO CASINO
Jalannya Pertandingan yang Dramatis: Jason Kidd Memuji Gaya Permainan Cooper Flagg
Babak pertama sempat jadi perjuangan bagi Mavericks. Pelicans unggul awal berkat Zion Williamson yang cetak 15 poin kuarter pembuka, paksa Dallas jeblok dengan turnover enam kali dan tembakan lapangan cuma 38 persen. Skor 58-52 untuk tamu saat jeda, dengan CJ McCollum tambah 12 poin efisien. Tapi babak kedua berubah total. Flagg mulai panas di kuarter ketiga: ia cetak delapan poin sambil pimpin transisi cepat, bantu Mavs run 15-4 untuk samakan kedudukan 70-70. Pelicans coba balas lewat Derik Queen—teman SMA Flagg—yang cetak 18 poin, tapi Mavericks perlebar jarak di kuarter empat. Flagg ledak dengan 12 poin periode itu, termasuk and-one krusial di 2:15 tersisa untuk unggul 116-113. Pelicans punya peluang comeback saat Queen airball tiga poin terakhir, tapi Luka Doncic—kembali dari cedera ringan—tutup laga dengan dua lemparan bebas. Penguasaan bola Mavs 51 persen babak kedua, dengan 14 poin fast break lawan delapan Pelicans. Statistik akhir: Mavericks tembakan 49 persen, Pelicans 47 persen, tapi efisiensi Flagg jadi pembeda.
Pujian Jason Kidd pada Gaya Flagg: Jason Kidd Memuji Gaya Permainan Cooper Flagg
Jason Kidd tak segan puji gaya permainan Flagg pasca-laga, sebut ia punya “pikiran luar biasa” yang bikin ia beda dari rookie lain. “Ia tenang di clutch, baca permainan seperti veteran—itu high-IQ yang langka,” kata Kidd, yang bandingkan Flagg dengan dirinya dulu sebagai point guard dengan kontrol elite. Flagg main 32 menit sebagai hybrid forward-point guard, cetak 29 poin dari 12-dari-19 tembakan, termasuk delapan dari sembilan babak kedua. Kidd soroti poise-nya: “Ia tak cari foul, tapi main keras dua arah—jika miss, langsung balik defense. Itu cara bener.” Ini sejalan pujian Kidd sebelumnya: pasca-debut Flagg, ia bilang “ia bakal jadi salah satu pemain terbaik game ini.” Di laga ini, Flagg samakan rekor LeBron James sebagai 18 tahun kedua capai 25 poin, lima rebound, lima assist—bukti visi passing dan feel for the game yang Kidd kagumi. Kidd tambah: “Ia adaptasi cepat ke NBA whistle, tak khawatir foul—fokus main.”
Performa Flagg dan Respons Rekan
Flagg curi sorotan dengan 29 poin efisien—tertinggi tim—plus tujuh rebound defensif dan lima assist tanpa turnover babak kedua. Ia dominan di paint: 12 poin dari situ, plus empat tiga poin yang paksa pertahanan Pelicans bolak-balik. Ini performa keenamnya 20-plus poin musim ini, angkat rata-rata jadi 16,4 poin per laga. Luka Doncic duet sempurna dengan 25 poin delapan assist meski baru pulih, sementara P.J. Washington solid 14 poin enam rebound dari bangku. Rekan puji Flagg: Washington bilang “ia sedang mekar jadi siapa yang kami tahu—ambil momen besar dengan keputusan pintar.” Pelatih Kidd tekankan: “Ia nyaman di point guard, seperti yang kami eksperimen sejak camp—itu fleksibilitas jangka panjang.” Bagi Pelicans, Zion Williamson 28 poin tapi foul trouble, Queen 18 poin tapi airball akhir jadi simbol frustrasi. Mereka kebobolan 118 poin—terburuk tandang musim—dan rekor 8-9 tekan pelatih Willie Green.
Kesimpulan
Pujian Jason Kidd pada gaya permainan Cooper Flagg jadi sorotan manis di kemenangan 118-115 atas Pelicans, dengan 29 poin rookie itu bukti potensi superstar. “Pikiran luar biasa dan poise clutch”—kata Kidd itu tak sekadar pujian, tapi pengakuan bahwa Flagg siap adaptasi NBA cepat, dari hybrid guard ke leader. Bagi Mavericks, ini katalisator bangkit dari start lambat; bagi Pelicans, pelajaran pahit soal eksekusi akhir. Musim panjang, tapi Flagg sudah ukir jejak—Kidd yakin ia bakal jadi salah satu terbaik. Fans Dallas berharap ini awal dominasi, sementara liga tunggu encore dari wonderkid ini.