Lakers Memakai Skill Hebat Deandre Ayton Dari Awal. Los Angeles Lakers berhasil memanfaatkan skill hebat Deandre Ayton sejak awal pertandingan, yang menjadi kunci comeback dramatis mereka atas Memphis Grizzlies dengan skor 120-114 pada 4 Januari 2026. Setelah performa minim di laga sebelumnya melawan tim yang sama, di mana Ayton hanya mencetak 4 poin dan duduk di kuarter akhir, tim sengaja melibatkan center berusia 27 tahun ini dari possession pertama. Hasilnya, Ayton mencetak 15 poin dengan efisiensi tinggi 6 dari 8 tembakan, 8 rebound, dan 3 blok, membantu Lakers membalikkan defisit 16 poin menjadi kemenangan beruntun langka. Pendekatan ini tidak hanya membangkitkan Ayton, tapi juga memperkuat ofensif tim secara keseluruhan. INFO SLOT
Respons Ayton Setelah Performa Minim: Lakers Memakai Skill Hebat Deandre Ayton Dari Awal
Dua hari sebelumnya, Ayton tampil di bawah standar dengan hanya 4 poin dan 6 rebound, membuatnya digantikan di momen krusial. Pelatih JJ Redick secara terbuka mengakui bahwa Ayton merasa frustrasi karena kurangnya sentuhan bola dalam beberapa pekan terakhir, di mana rata-ratanya turun signifikan. Tim merespons dengan komitmen untuk memberikan peluang lebih awal. Possession pertama langsung mengarah ke Ayton, yang langsung mencetak poin, diikuti alley-oop dari Luka Doncic yang membalikkan keunggulan. Keterlibatan dini ini membuat Ayton lebih agresif, baik dalam menyerang maupun bertahan, membuktikan bahwa skill finishing dan post-up-nya bisa mendominasi jika dimanfaatkan sejak kuarter awal.
Kontribusi Ayton di Momen Krusial: Lakers Memakai Skill Hebat Deandre Ayton Dari Awal
Ayton tidak hanya efisien di ofensif, tapi juga menjadi benteng di pertahanan saat Lakers tertinggal jauh di paruh pertama. Tiga bloknya membantu membatasi Grizzlies pada persentase tembakan rendah di babak kedua, sementara rebound dan hustle play-nya memicu transisi cepat. Salah satu momen penting adalah alley-oop dunk yang mengambil alih keunggulan menjadi 98-96. Dengan tembakan 6 dari 8, termasuk hook shot dan finishing di paint, Ayton menunjukkan skill hebat yang jarang dimanfaatkan belakangan ini. Sinergi dengan playmaker seperti Luka Doncic dan LeBron James terlihat jelas, di mana passing cerdas mereka langsung berujung poin mudah bagi Ayton, mengangkat energi tim saat membutuhkan comeback.
Pesan Ayton dan Dampak bagi Tim
Pasca-pertandingan, Ayton menyampaikan pesan santai tapi tegas: “Bigs can’t feed themselves.” Ia menekankan bahwa center seperti dirinya bergantung pada rekan setim untuk menciptakan peluang, sambil berjanji memberikan effort maksimal dan percaya pada playmaker. Pernyataan ini merangkum mengapa pendekatan baru ini berhasil, sekaligus menunjukkan kematangan Ayton di musim pertamanya bersama Lakers. Dengan rata-rata musim sekitar 14 poin dan 8,5 rebound, keterlibatan awal bisa mengembalikan performanya ke level tinggi. Bagi Lakers yang sedang mencari konsistensi di Konferensi Barat, memanfaatkan skill Ayton dari awal terbukti menjadi strategi menang, terutama di laga kompetitif.
Kesimpulan
Lakers membuktikan bahwa memakai skill hebat Deandre Ayton sejak awal bisa mengubah jalannya pertandingan, seperti terlihat dalam kemenangan atas Grizzlies pada awal Januari 2026. Dari respons atas frustrasi hingga kontribusi dominan di kedua sisi lapangan, Ayton menjadi faktor penentu comeback. Pesannya tentang kepercayaan pada tim menegaskan pentingnya keseimbangan ofensif. Jika pendekatan ini diteruskan, Lakers bisa lebih stabil dan kompetitif, dengan Ayton sebagai senjata utama di paint. Kemenangan ini bukan hanya poin tambahan, tapi juga fondasi untuk performa lebih baik ke depan.