Rumor Pasca-Deadline: Giannis Tetap di Bucks. Rumor transfer Giannis Antetokounmpo yang sempat mengguncang pasar NBA sejak akhir Januari 2026 akhirnya mereda. Pada 9 Februari 2026, sumber dekat dengan Bucks dan agen Giannis menyatakan bahwa superstar berusia 31 tahun itu memutuskan untuk tetap bertahan di Milwaukee setidaknya hingga akhir kontraknya pada 2028. Keputusan ini datang setelah trade deadline 5 Februari lewat tanpa pergerakan besar, dan setelah beberapa minggu spekulasi panas yang melibatkan nama Knicks, Rockets, serta Heat sebagai tujuan potensial. Pernyataan tidak resmi dari lingkaran terdekat Giannis menegaskan bahwa ia masih percaya pada proyek Bucks meski musim ini belum sepenuhnya sesuai harapan. INFO GAME
Kronologi Rumor dan Alasan Bertahan: Rumor Pasca-Deadline: Giannis Tetap di Bucks
Rumor Giannis ke Knicks mulai menguat sejak Desember 2025 setelah performa Bucks sempat goyah di awal musim. Knicks disebut sebagai tujuan utama karena pasar besar New York, cap space yang tersedia di musim panas 2026, dan roster yang sudah kompetitif dengan Brunson, Randle, Anunoby, serta Towns. Beberapa laporan menyebut agen Giannis sudah melakukan kontak awal dengan manajemen Knicks untuk skenario free agency 2027 jika opsi keluar diaktifkan.
Namun setelah deadline berlalu tanpa trade, dan setelah serangkaian pertemuan internal di Milwaukee, Giannis dikabarkan menyampaikan kepada manajemen bahwa ia ingin menyelesaikan kontrak supermax-nya yang berlaku hingga 2028. Alasan utama yang disebutkan meliputi:
Loyalitas terhadap kota dan fans yang sudah mendukungnya sejak 2013: Rumor Pasca-Deadline: Giannis Tetap di Bucks
Keyakinan bahwa Bucks masih bisa bersaing di Timur dengan penambahan pemain muda dan perbaikan roster musim panas nanti
Keinginan untuk menyelesaikan “legacy” di satu tim, seperti yang dilakukan Kobe Bryant dan Dirk Nowitzki
Ketidakpastian di pasar free agent 2027 jika ia memilih keluar lebih awal
Bucks sendiri tidak pernah secara resmi menempatkan Giannis di daftar trade, dan manajemen berulang kali menyatakan bahwa ia adalah “franchise cornerstone” yang tidak untuk dijual.
Reaksi Pasar dan Dampak pada Bucks: Rumor Pasca-Deadline: Giannis Tetap di Bucks
Pengumuman tidak resmi bahwa Giannis tetap di Bucks langsung menenangkan pasar. Saham tiket Bucks di secondary market naik sekitar 12% dalam 24 jam setelah kabar beredar. Odds Bucks lolos playoff Timur juga sedikit membaik di sportsbook besar. Di sisi lain, Knicks yang sempat dianggap favorit utama untuk mengejar Giannis di free agency kini harus mencari target lain untuk musim panas 2026, dengan nama seperti Paul George (jika opsi keluar diaktifkan) dan Brandon Ingram menjadi opsi alternatif.
Bagi Bucks, keputusan Giannis bertahan memberikan stabilitas besar. Tim yang saat ini berada di posisi ke-4 Wilayah Timur dengan rekor 39-20 masih punya peluang kuat untuk mencapai semifinal atau final konferensi jika bisa memperbaiki rotasi bench dan kesehatan pemain. Manajemen Bucks kini punya waktu hingga musim panas untuk membangun roster pendukung yang lebih baik di sekitar Giannis, Damian Lillard, dan Khris Middleton.
Prospek ke Depan dan Legacy Giannis
Dengan kontrak yang masih berlaku hingga 2028, Giannis memiliki waktu untuk mengejar gelar kedua bersama Bucks. Ia sudah memenangkan satu gelar juara pada 2021 dan dua kali MVP reguler season, serta satu Finals MVP. Keputusan bertahan ini juga memperkuat narasi bahwa ia ingin menjadi “one-team player” seperti legenda Bucks sebelumnya, Kareem Abdul-Jabbar dan Sidney Moncrief.
Bagi NBA secara keseluruhan, kabar ini menenangkan kekhawatiran tentang potensi perpindahan superstar besar di tengah musim atau free agency mendatang. Pasar 2026 kini beralih fokus ke nama-nama lain seperti Kevin Durant (jika opsi keluar), Paul George, dan Brandon Ingram.
Kesimpulan
Rumor transfer Giannis Antetokounmpo ke Knicks dan tim lain akhirnya mereda setelah konfirmasi bahwa ia memilih bertahan di Milwaukee setidaknya hingga 2028. Keputusan ini memberikan stabilitas bagi Bucks dan meredakan spekulasi liar yang sempat mengguncang pasar NBA sejak akhir 2025. Dengan posisi ke-4 Wilayah Timur yang solid, Bucks kini punya waktu untuk membangun roster lebih baik di sekitar Giannis, Lillard, dan Middleton menuju playoff 2026. Bagi penggemar, ini adalah kabar baik bahwa salah satu superstar paling dominan era ini masih ingin menulis sejarah di satu kota. NBA musim ini kembali fokus pada lapangan—dan Bucks dengan Giannis tetap menjadi salah satu tim yang patut diwaspadai di Wilayah Timur. Semoga keputusan ini membawa gelar kedua bagi Giannis di Milwaukee, dan membuktikan bahwa kesetiaan masih punya tempat di liga yang semakin dinamis.