• Sun. Nov 30th, 2025
blazers-anggap-laga-melawan-spurs-itu-ujian-playoff

Blazers Anggap Laga Melawan Spurs Itu Ujian Playoff. Portland Trail Blazers bersiap hadapi momen krusial di akhir November 2025. Laga kandang melawan San Antonio Spurs di Moda Center malam ini, 26 November, bukan sekadar pertandingan reguler—ia ujian playoff bagi tim yang lagi bangkit dari musim lalu. Dengan rekor 8-10, Blazers duduk di posisi delapan Barat, tapi pelatih Chauncey Billups tegas bilang ini “tes playoff” karena taruhannya besar: kemenangan bisa loloskan mereka ke knockout NBA Cup, turnamen in-season yang beri hadiah uang tunai dan momentum akhir tahun. Spurs (11-5) datang tanpa Victor Wembanyama yang cedera calf, tapi tetap tim tangguh dengan rookie Dylan Harper questionable. Blazers, tanpa Jrue Holiday dan Scoot Henderson karena sakit, andalkan Jerami Grant dan Donovan Clingan untuk bukti kesiapan playoff. INFO CASINO

Taruhan NBA Cup yang Tinggi: Blazers Anggap Laga Melawan Spurs Itu Ujian Playoff

Laga ini bagian West Group C NBA Cup, di mana Blazers dan Nuggets sama-sama 2-1, unggul setengah game dari Spurs (1-1). Kemenangan malam ini langsung klinch Blazers ke quarterfinals 9 Desember—tiebreaker atas Nuggets karena menang head-to-head 109-107 Oktober lalu. Billups bilang, “Ini seperti playoff: satu kekalahan, dan musim berubah. Kami harus main 48 menit penuh, tak ada ruang error.” Spurs butuh menang plus kemenangan lawan Nuggets Jumat untuk lolos, tapi tanpa Wemby, beban jatuh ke Stephon Castle (out hip) dan Harrison Ingram (G League). Blazers, yang kalah 118-105 dari Spurs November lalu, lihat ini balas dendam—tapi Billups tekankan mental: “NBA Cup ini preview playoff, di mana tim seperti Spurs bisa ambil keuntungan dari cedera kami.”

Kelemahan Cedera dan Strategi Blazers: Blazers Anggap Laga Melawan Spurs Itu Ujian Playoff

Blazers lagi kesulitan dengan injury bug: Holiday dan Henderson out, Shaedon Sharpe questionable calf—tiga ball-handler utama absen, bikin serangan bergantung Grant (35 poin lawan Bucks akhir pekan). Clingan, rookie center, lagi panas dengan double-double empat dari enam laga terakhir (14,3 poin, 12,2 rebound, 3 assist, 2 blok). Billups rencanakan ia starting lagi untuk kuasai paint lawan Spurs yang lemah tanpa Wemby—Spurs kebobolan 112 poin rata-rata tandang. Strategi: up-tempo offense dengan offensive rebounding kuat (tertinggi liga, 12,5 per laga) untuk ciptakan second chance. Tapi defense jadi kunci: Blazers bottom-five di field goal percentage (44,6%) dan three-point (32,7%), jadi harus tekan turnover Spurs (13,8 per laga). Billups bilang, “Ini ujian playoff karena kami tak punya bintang super—kami harus tim, atau kalah.”

Kekuatan Spurs dan Ancaman Rookie

Spurs lagi tren positif: tiga kemenangan beruntun sebelum kalah Suns akhir pekan, dengan shooting 49,4% (keempat liga). Rookie Harper, jika main, beri creator off bench—ia thrive sebagai ball-handler meski questionable calf. Tanpa Wemby, beban ke Vassell dan Keldon Johnson, tapi Spurs average di three-point (36,1%). Blazers unggul head-to-head musim lalu (2-1), tapi Spurs menang dua dari tiga laga 2025. Pelatih Gregg Popovich bilang timnya “siap tempur tanpa Wemby—ini playoff mentality.” Bagi Blazers, yang finis 21-61 musim lalu, laga ini momentum: kemenangan bisa angkat mereka ke peringkat enam Barat dan beri percaya diri playoff.

Kesimpulan

Blazers anggap laga melawan Spurs sebagai ujian playoff karena taruhannya NBA Cup dan mental tim yang lagi dibangun. Dengan cedera menumpuk, Grant dan Clingan harus step up untuk bukti kesiapan. Spurs tanpa Wemby beri peluang, tapi rookie mereka ancam serangan cepat. Billups benar: satu malam bisa ubah narasi musim—kemenangan malam ini bukan cuma lolos turnamen, tapi tiket ke playoff sungguhan. Moda Center bakal bergemuruh; Blazers siap tempur, atau risiko ulangi musim lalu. Ini saatnya Rip City tunjukkan gigi.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *