• Wed. Jan 28th, 2026
jj-redick-kesal-usai-lakers-tidak-bisa-3-point

JJ Redick Kesal Usai Lakers Tidak Bisa 3 Point. Pelatih Los Angeles Lakers, JJ Redick, tidak bisa menyembunyikan rasa kesalnya setelah timnya kalah 98-112 dari lawan tangguh pada 13 Januari 2026 di kandang sendiri, terutama karena performa tembakan tiga angka yang sangat buruk; Lakers hanya berhasil mencetak 6 dari 32 percobaan dari luar garis tiga poin, atau persentase menyedihkan 18,8 persen, angka terendah musim ini dan salah satu yang paling jelek dalam beberapa tahun terakhir, Redick yang dikenal sebagai spesialis tembakan tiga angka semasa bermain langsung menyebut penampilan itu sebagai “malam yang memalukan” dalam konferensi pers pasca-laga, kekalahan ini membuat Lakers tertahan di peringkat enam klasemen Barat dan menambah tekanan pada skuad yang sedang berjuang menjaga momentum menjelang paruh kedua musim. TIPS MASAK

Penampilan Tembakan Tiga Angka yang Memprihatinkan: JJ Redick Kesal Usai Lakers Tidak Bisa 3 Point

Sepanjang pertandingan, Lakers tampak kesulitan menemukan ritme dari luar perimeter; dari 32 percobaan, hanya dua pemain yang berhasil mencetak lebih dari satu tembakan tiga angka, sementara sebagian besar pemain lain gagal total atau bahkan tidak berani mencoba karena tekanan pertahanan lawan, Redick menyoroti bahwa tim tidak bisa membuka ruang dengan baik karena kurangnya gerakan tanpa bola dan spacing yang buruk, beberapa tembakan terlihat terburu-buru atau dipaksa di bawah tekanan, padahal Lakers musim ini sebenarnya punya persentase tiga angka rata-rata 36,2 persen yang cukup kompetitif, malam itu justru menjadi kebalikannya dengan lawan yang berhasil mencetak 15 dari 34 percobaan atau 44 persen, perbedaan 27 poin dari luar garis tiga poin menjadi penyebab utama kekalahan, Redick mengakui bahwa tim gagal menjalankan sistem yang sudah dilatih berulang kali dan terlihat panik ketika tembakan tidak masuk di kuarter awal.

Reaksi Keras Redick Pasca Pertandingan: JJ Redick Kesal Usai Lakers Tidak Bisa 3 Point

Dalam sesi konferensi pers yang berlangsung hampir 15 menit, JJ Redick tidak ragu menyampaikan kekecewaannya dengan nada tegas; ia menyebut performa tiga angka malam itu sebagai “tidak bisa diterima” untuk tim yang punya banyak pemain dengan kemampuan shooting bagus, Redick menekankan bahwa masalahnya bukan pada bakat individu melainkan eksekusi kolektif, kurangnya fokus pada detail kecil seperti footwork, timing release, dan kesiapan mental sebelum melepaskan tembakan, ia juga menyinggung bahwa tim terlalu bergantung pada isolasi dan drive ke ring tanpa membangun ritme dari luar terlebih dahulu, Redick menambahkan bahwa latihan besok pagi akan langsung fokus pada drill tembakan tiga angka dengan tekanan tinggi agar pemain tidak lagi kehilangan kepercayaan diri di laga berikutnya, sikap tegasnya ini menunjukkan bahwa ia tidak mau membiarkan satu malam buruk menjadi kebiasaan, terutama di saat Lakers sedang membutuhkan kemenangan untuk menjaga posisi playoff.

Dampak terhadap Tim dan Strategi ke Depan

Kekalahan ini menambah catatan buruk Lakers di laga kandang melawan tim papan atas, di mana mereka kini kalah tiga kali berturut-turut di depan suporter sendiri; absennya beberapa pemain kunci karena rotasi dan cedera ringan membuat lini serang terlihat kurang variatif, sehingga lawan mudah menutup jalur drive dan memaksa Lakers mengandalkan tembakan luar yang justru gagal malam itu, Redick menyatakan bahwa tim perlu kembali ke dasar dengan meningkatkan gerakan off-ball dan screen untuk membuka ruang lebih lebar, ia juga berencana menambah volume latihan tembakan tiga angka di sesi pagi sambil menjaga kondisi fisik agar pemain tidak kelelahan, dampak psikologis juga menjadi perhatian karena beberapa pemain terlihat kehilangan kepercayaan diri setelah beberapa percobaan gagal berturut-turut, Redick menjanjikan bahwa ia akan berbicara satu per satu dengan pemain untuk mengembalikan ritme dan mental mereka sebelum laga berikutnya.

Kesimpulan

Kemarahan JJ Redick atas performa tembakan tiga angka Lakers yang sangat buruk menjadi pengingat bahwa detail kecil seperti eksekusi dari luar garis bisa menentukan hasil pertandingan; kekalahan ini bukan akhir dunia tapi menjadi pelajaran berharga di tengah musim yang masih panjang, dengan sikap tegas dan fokus Redick pada latihan serta perbaikan kolektif, tim diharapkan bisa bangkit cepat dan kembali menunjukkan kemampuan shooting yang sebenarnya, kini semua mata tertuju pada laga berikutnya di mana Lakers harus membuktikan bahwa malam buruk kemarin hanyalah pengecualian, semoga perubahan pendekatan ini membawa hasil lebih baik dan menjaga peluang mereka di zona playoff hingga akhir musim.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *